Pochettino Membalas Tudingan Timnya Tak Bermental Juara

Pochettino Membalas Tudingan Timnya Tak Bermental Juara

Pochettino Membalas Tudingan Timnya Tak Bermental Juara

prediksi7up.com – Pelatih Tottenham Hotspur mulai memalas tuduhan bila timnya tidak bermental juara, termasuk juga di gelaran Liga Inggris. Dia tegaskan bila “Semua tahun kejayaan Tottenham ialah warna hitam serta putih.” Pochettino Membalas Tudingan Timnya Tak Bermental Juara

Pochettino Membalas Tudingan Timnya Tak Bermental Juara

Mauricio Pochettino sebagai pelatih mengaku jika “sama sekali tidak adil” untuk memandang Tottenham dengan menantang lawan yang habiskan banyak cost seperti Liverpool, Manchester City serta Chelsea. Dia tidak terima dikritik sebelumnya setelah mengingatkan akan memerlukan waktu lebih dari empat tahun untuk bangun team pemenang trofi.

Tottenham semakin disorot sesudah dengan mengagetkan tersisih dari Piala Carabao sementara mereka melawan laga Piala FA yang susah di Crystal Palace di hari Minggu. Mereka akan hadapi pertandingan itu dengan rincian cedera yang begitu bikin pusing termasuk juga dari cedera Harry Kane serta Dele Alli.

Tapi Pochettino tidak terima saat di tanya apa beberapa pemainnya tidak mempunyai mental juara sesudah kekalahan ketiga semi final beruntun yang bermakna mereka tidak pernah memenangi trofi semenjak Piala Liga 2008. Mereka makin dipertanyakan sebab belumlah memenangi liga semenjak waktu Bill Nicholson pada 1961 jaman dulu.

Pochettino dari Spurs, yang menggantikan pada tahun 2014, pun menjelaskan jika tidak sesuai kenyataan untuk menginginkan Tottenham berkompetisi untuk memperoleh penghargaan penting sesudah pergolakan sebab mesti bermain di Wembley saat dua musim. Dia tidak ingin dikritik sebab klub tidak habiskan banyak uang untuk transfer musim panas lalu.

Pochettino menjelaskan: “Ketika Arsenal geser sesudah bermain di Highbury, beberapa orang bicara mengenai masalah besar, mereka masih tetap membayar, serta Tottenham, tiada sejarah kemenangan … kemuliaan kami, saya melihat video mengenai kemuliaan, itu dengan Nicholson. dalam siaran Hitam serta putih dahulu kala.”

“Dan saya menontonnya hampir tiap-tiap minggu serta untuk membuat lagi perasaan itu Anda butuh waktu. Empat tahun, lima tahun, itu bukan apa-apa dalam sejarah klub. Jika Anda ingin menang, Anda mesti berkelanjutan serta berkelanjutan serta berkelanjutan.”

“Yang sangat penting ialah ada selalu disana. Apabila Anda kalah 3-0, 4-0 semalam serta di leg pertama Anda kalah 3-0 atau 4-0, Anda menjelaskan ‘eh, ayolah, tidak mungkin’. Tetapi kami telah dekat, kami begitu dekat (untuk jadi juara).”

“Ingat, kami tidak terkalahkan, 19 laga di Liga Premier, di White Hart Lane pada musim paling akhir kami disana. Serta tidak ada yang menjelaskan apakah berarti geser ke Wembley untuk bermain serta membuat project lain.”

“Tapi bukan sekedar ini, tapi kita akan bermain cuma satu musim dan hampir dua musim serta tidak ada yang menjelaskan apa-apa.”