Ini Deretan Jebolan La Masia Yang Gagal di Barcelona

Ini Deretan Jebolan La Masia Yang Gagal di Barcelona

Ini Deretan Jebolan La Masia Yang Gagal di Barcelona

prediksi7up.com – Saat dua laga Barcelona di LaLiga Santander paling akhir, Munir El Haddadi tidak termasuk juga dalam tim Ernesto Valverde serta ia ialah pemain paling baru dalam barisan striker La Masia yang tidak berhasil sampai prestasi di team penting Barca. Ini Deretan Jebolan La Masia Yang Gagal di Barcelona

Ini Deretan Jebolan La Masia Yang Gagal di Barcelona

Munir yang dipandang seperti hanya satu alternatif alami buat Luis Suarez, sudah diikutkan dalam semua laga bersaing hingga kemudian waktu Barcelona bermain menantang Celta Vigo, dia dibiarkan melalui ketetapan pelatih, satu keadaan yang kembali terulang lagi waktu pertandingan menantang Getafe.

Ketetapan sang pelatih mungkin adalah tanggapan pada kehendak pemain saat dia akan akhiri kontraknya serta tinggalkan klub dengan gratis pada musim panas kelak.

Manajer Barcelona lebih senang pilih pemain yang mempunyai hari esok di klub serta Munir akan tidak dimainkan terkecuali itu betul-betul begitu dibutuhkan.

Bila kepergiannya selekasnya di konfirmasi, Munir yang sukses menaklukkan Paco Alcacer dalam pertarungan sejak musim panas lalu serta cetak dua gol selama tahun ini, akan kembali meningkatkan rincian panjang pemain depan didikan La Masia yang sudah tidak berhasil di team penting Barcelona.

Munir pertama-tama masuk team penting pada tahun 2014 tapi lalu di kirim dengan status utang ke Valencia serta Alaves dan dia kembali pada Camp Nou, walau pada akhirnya dia tidak bisa wujudkan mimpinya jadi pemain sukses bersama dengan Blaugrana.

Riwayat paling akhir tunjukkan jika ada tujuh pemain sama yang mempunyai kesempatan untuk ikuti jejak Lionel Messi tapi pada akhirnya tinggalkan klub dengan harga terjangkau atau bahkan juga dengan status transfer gratis.

Siapapun mereka? Tersebut rincian lulusan La Masia yang selesai suram …

Bojan Krkic

Tidak disangsikan lagi Bojan Krkic ialah salah satunya perumpamaannya. Bojan muncul serta tunjukkan performa mengagumkan diakhir masa Frank Rijkaard, cetak 10 gol saat muda.

Ia ialah pembuat gol paling banyak di La Masia serta pemain dari Serbia ini dikasih peluang selanjutnya waktu kehadiran Pep Guardiola, tapi pada akhirnya waktu bermainnya makin menyusut dari sekian waktu. Pada tahun 2011, sesudah lama tidak bermain di final Liga Champions di Wembley, ia masuk dengan Luis Enrique’s di AS Roma.

Di Italia, dimana dia sempat juga bermain dengan AC Milan, semuanya gagal baginya serta narasi yang sama berlangsung waktu di Belanda bersama dengan Ajax.

Dia temukan kestabilan dengan Stoke City tapi sebab minimnya waktu bermain dengan reguler, dia 2x pergi dengan status utang ke Mainz serta Alaves. Jalan keluar di bursa transfer Januari ini nampaknya tidak dapat dikesampingkan.

Giovani dos Santos

Giovani ada di periode yang sama juga dengan Bojan, dia pun sampai team penting Barcelona dibawah bimbingan Rijkaard.

Akan tetapi, tidak seperti Bojan, klub tidak mempunyai kepercayaan yang sama kepadanya serta memutuskannya untuk mengalihkannya ke Tottenham, dimana dia pun kesusahan untuk berprestasi.

Sesudah saatnya di Inggris, Turki serta Spanyol, dia temukan tempat dengan Villarreal sebelum pada akhirnya pergi ke Major League Soccer dimana dia saat ini bermain bersama dengan saudaranya, Jonathan do Santos.

Isaac Cuenca

Kegagalan Isaac Cuenca begitu menyakitkan sesudah cedera yang dideritanya tidak diatasi dengan baik pada 2012 serta 2013.

Ia dipropagandakan ke team penting Catalan oleh Guardiola sesudah cedera yang menerpa David Villa, serta Cuenca pada akhirnya bermain di sejumlah laga yang begitu penting, seperti semi final Liga Champions menantang Chelsea.

Lalu muncul masalah fisik, waktu utang yang menyedihkan di Ajax serta dia dilepaskan oleh Barca pada 2014. Semenjak itu, dia bermain di Deportivo La Coruna, Bursaspor, Granada serta Hapoel Be’er Sheva.

Kembali di Spanyol, dia coba masuk dengan tim Reus tapi tidak bisa mengerjakannya sebab keadaan keuangan klub yang jelek. Statusnya sekarang masih tetap pengangguran.

Cristian Tello

Pemain kelahiran Sabadell di Catalonia ini tidak dapat membuat terobosan di tim Barcelona, tapi dia sudah mengukir karier yang menarik dalam dunia sepakbola.

Sesudah dua pengalaman bagus di Porto serta Fiorentina, dia saat ini jadi pemain penting buat Quique Setien di Real Betis. Kecepatan serta perasaan cetak golnya ialah asset yang begitu bermanfaat buat Verdiblancos.

Gerard Deulofeu

Masalah ini susah dimengerti buat mereka yang lulusan La Masia. Gerard Deulofeu mendapatkan tempat di team penting sebab bakatnya yang mengagumkan dalam menggiring bola serta cetak gol.

Sesudah setahun yang hebat di Barcelona B, dimana dia jadi Pichichi dari Divisi Segunda, Luis Enrique memanggilnya untuk masuk dengan team penting pada 2014.

Akan tetapi, sebab alasan taktis, dia dipindah ke Sevilla, dimana dia tidak terasa pas, dan ia masuk dengan Everton.

Barcelona menjaga pilihan pembelian kembali ke dirinya serta pada 2017, sesudah waktu peminjaman yang baik di AC Milan, dia dibawa kembali pada Camp Nou. Akan tetapi untuk kedua kalinya di Camp Nou, dia gagal berkembang serta sesudah beberapa kesempatan dibawah Valverde, dia tinggalkan klub untuk masuk dengan Watford, pertama-tama dengan status utang dan dengan permanen.

Sandro Ramírez

Pada akhirnya, kita dapat mengevaluasi masalah Sandro Ramirez. Sang striker pertama-tama tampil di team penting bersama dengan Luis Enrique pada 2014, bertepatan dengan kehadiran Munir.

Akan tetapi, karenanya ada Trio MSN – Messi, Suarez, Neymar – kehadiran trisula mesin pencetak gol Barca ini membuat tiada kesempatan untuk bermain serta pada tahun 2016, sesudah setahun penuh kefrustrasian, Barcelona mengizinkannya untuk pergi.

Ia masuk dengan Malaga serta lakukan beberapa tindakan mengagumkan yang menghidupkan minat Everton, yang sekarang menggenggam hak sang pemain.

Akan tetapi, dia tidak sukses pun di Liga Premier serta sekarang sudah melakukan dua musim utang di Spanyol, bersama dengan Sevilla tahun lalu serta saat ini dengan Real Sociedad.

Pedro Rodríguez

Di luar Messi, yang disebut pemain paling hebat dalam sejarah Barcelona, Anda mesti lihat Pedro Rodriguez bila mencari striker hebat dari La Masia yang sudah nikmati keberhasilan berkepanjangan di team penting.

Guardiola membawanya ke team penting pada 2009 serta sampai dia keluar pada 2015, dia tunjukkan beberapa tampilan mengagumkan, cetak 99 gol dalam 329 laga.

Ia ialah pemain yang begitu penting dalam kemenangan Liga Champions 2011. Cuma trio MSN yang membuat berfikir mengenai hari esok di Camp Nou, dia pada akhirnya masuk dengan Chelsea seharga 30 juta euro.