Catatan Manajer Real Madrid di Kesempatan Kedua

Catatan Manajer Real Madrid di Kesempatan Kedua

Catatan Manajer Real Madrid di Kesempatan Kedua

prediksi7up.com – Zinedine Zidane sudah sah memperoleh kembali jabatan menjadi pelatih kepala di Real Madrid. Ini bisa menjadi peluang keduanya selesai mengundurkan diri 10 bulan lalu. Catatan Manajer Real Madrid di Kesempatan Kedua

Catatan Manajer Real Madrid di Kesempatan Kedua

Perform inkonsisten yang dipertunjukkan Real Madrid bersama dengan dua pelatih alternatif, Julen Lopetegui serta Santiago Solari, tidak demikian memuaskan. Sekarang, manajemen juga kembali memercayakan posisi nahkoda ke legenda hidup sepak bola Prancis.

Zidane, bukan nama pertama yang kembali mengatasi Real Madrid sesudah sudah sempat berpisah. Awal mulanya, telah ada tujuh orang yang lakukan hal yang sama. Akan tetapi, ke-7 orang itu pasti miliki catatan berlainan. Lima salah satunya nyatanya lebih sukses di kesempatan pertama.

Pelatih Madrid dua periode yang pertama ada Jacinto Quincoces. Peluang pertamanya ialah Mei 1945 sampai Maret 1946. Saat kurun waktu itu, dia dapat persembahkan satu trofi Copa del Rey. Quincoces kembali lagi pada April 1947, akan tetapi tidak memenangkan apapun sampai mundur pada 1948.

Setelah itu ada Baltasar Albeniz yang lebih sukses di kesempatan perdana dengan catatan satu trofi Copa del Rey. Beberapa nama lain yang lebih berjaya pada periode pertama ialah Leo Beenhakker, Luis Molowny, serta John Toshack.

Dua pelatih yang malah lebih keren saat dikasih peluang kedua ialah Miguel Munoz serta Vicente del Bosque. Munoz tidak memenangkan apapun pada periode secara singkat terhitung semenjak Februari 1959 sampai April 1959. Akan tetapi, dia bangun waktu peluang itu hadir lagi pas setahun berlalu.

Saat sembilan musim selanjutnya, Munoz memenangkan sembilan titel LaLiga, 2 Copa del Rey, 2 Piala Eropa, serta 1x juara Piala Interkontinental. Sampai sekarang, dia dikenang menjadi pelatih tersukses Real Madrid. Sesaat Del Bosque, lebih keren di kesempatan kedua dengan mencapai 2 titel LaLiga, 1 Piala Super Spanyol, 2 Liga Champions, 1 Piala Super Eropa, serta Piala Interkontinental.